
Pada Selasa, 2 Desember 2025, kegiatan pertemuan dan edukasi kesehatan ibu hamil di Puskesmas Medono berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan ini merupakan kolaborasi RS Budi Rahayu bersama Puskesmas Medono dan dihadiri kurang lebih 40 ibu hamil dari wilayah sekitar.

Acara ini dihadiri kurang lebih 40 peserta yang merupakan ibu hamil dari wilayah sekitar. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, terutama saat sesi penyampaian materi dr. Irene Evasari,Sp.OG secara khusus membahas tentang keputihan pada ibu hamil. Beliau menjelaskan bahwa keputihan selama kehamilan umumnya merupakan kondisi normal akibat perubahan hormon. Keputihan yang normal biasanya berwarna putih bening, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri.
Namun, dr. Irene Evasari,Sp.OG juga mengingatkan pentingnya mengenali tanda bahaya, seperti keputihan yang berwarna kehijauan atau kekuningan, berbau tidak sedap, terasa gatal, perih, atau disertai nyeri. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan infeksi yang perlu segera diperiksakan agar tidak berdampak pada kesehatan ibu maupun janin. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan area kewanitaan selama kehamilan, seperti menjaga area tetap kering, mengganti pakaian dalam secara rutin, serta menghindari penggunaan produk pembersih yang mengandung bahan kimia keras. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, di mana banyak ibu hamil menyampaikan pertanyaan terkait keluhan yang dialami.

Selain itu dr. Anna bersama Mbak Shinta turut memberikan edukasi tambahan terkait pola makan seimbang selama kehamilan, manajemen keluhan umum pada ibu hamil, serta pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi. Sesi tanya jawab menjadi momen yang paling interaktif, di mana para peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka selama masa kehamilan.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil agar lebih siap menghadapi proses persalinan. Kolaborasi antara Puskesmas dan rumah sakit diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
Melalui pertemuan ini, diharapkan para ibu hamil semakin memahami pentingnya kontrol rutin, menjaga pola hidup sehat, serta tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga medis demi kesehatan diri dan buah hati tercinta.








This Month : 11047
This Year : 68587
Total views : 1670456
Who's Online : 11